Harusnya aku menyadari, bahwa kebahagiaan itu bukan milik kita.
Karena bila bahagia itu adalah milik kita, tak akan pernah berakhir dengan kepedihan!
Kita bertemu untuk dipisahkan, bukankah begitu?
Aku sudah memberimu pilihan, aku akan memaafkanmu bila kau mau berubah, atau berpisah dan jangan pernah ada lagi komunikasi diantara kita.
Karena aku tahu, mengingatmu adalah hal yang menyakitkan.
Dan kau telah memilih.
Kau hanya berkata tidak ingin lagi menyakitiku.
Maaf, bila aku tidak bisa menjadi dia yg kamu anggap selalu 'sempurna' meski dia selalu torehkan luka di hatimu.
Dia yang selalu menjadi nomor 1 di hatimu.
Aku yang terlalu bodoh untuk menyadari, bahwa aku hanyalah jeda di kehidupanmu.
Kau dekatiku hanya untuk membuat dia kembali bukan?
Dan sekarang semua yang kau inginkan sudah terjadi.
Mendua tepat didepanku, aku melihatnya sendiri.
Ya Tuhan,
setega itukah dia?
Dan sekarang aku sadar, mungkin aku tidak bisa menjadi seperti dia yang kau mau.
dan aku sadar, dia lebih baik dariku.
Melepasmu walaupun berat, harus aku lakukan.
Karena aku menyayangi hatiku.
Sudah cukup luka yang kau torehkan selama ini.
Sudah cukup airmata yang jatuh karenamu.
Dan yang aku tahu sekarang adalah,
Mengapa Alloh mempertemukan aku denganmu?
karena Dia ingin aku lebih KUAT dari sebelumnya.
karena Dia ingin aku belajar tegar.
karena hidup yang sesungguhnya itu tak mudah.
kepada kamu yang pernah menjadi nomor 1 di hatiku,
kepada kamu yang dulunya aku cintai sepenuh hati dan jiwa
kepada kamu yang senantiasa membuatku tersenyum dan tertawa,
Terima Kasih, karena memberiku pelajaran :
menyadarkanku bahwa semua yang kulakukan untukmu hanyalah sia-sia
Terima Kasih kepada Alloh swt Sang Maha Cinta.
karena telah menyadarkanku, bahwa dia bukanlah orang yang tepat untukku.
#quote : Jika kau lelah menghapus airmata mu karena dia,lebih baik kau menghapus dia yang terus membuatmu terluka dari hidupmu.
Mario Teguh.
Dec 24 2013
10:45 am
Tidak ada komentar:
Posting Komentar