Begitu banyak cerita yang aku jalani.
Oh ya, 22.
Selamat datang 22, selamat menempuh hidup yang penuh fantastik, gejolak dan kisah amazing lainnya. Mindset dan langkah yang baru. Semoga kamu semakin kuat dan terarah :')
Semakin kearah sini, makin banyak yang harus dipikirkan : masa depan.
Ya, kita cuma bisa merencanakan, membuat "mind maps" atau yaa, semacam to do list yang harus tercapai. Kalo orang bilang sih, life goal is happiness :)
Tujuan hidup adalah bahagia. Iya B-A-H-A-G-I-A. Satu kata penuh makna.
Bahagia itu adalah hak setiap orang, bukan? Lalu bagaimana masa depan yang bahagia itu?
Lagi-lagi, 22. Kamu harus memikirkan dari sekarang.
Masa depan yang bahagia ketika aku melihat orang tuaku bahagia karena aku.
Sesederhana itu (harusnya). Jadi, prioritasku sekarang adalah apapun yang menjadi bahagia mereka, akan aku lakukan selama itu tidak 'memaksa'ku.
22, fresh graduation, udah kerja. So, what do you waiting for?
Marriage,
Jujur, aku ingin menikah muda. Tapi, bukan berarti kudu sekarang, aku masih ingin menikmati masa-masa ku sebagai anak gadis mu, Ayah dan Ibu. Rasa-rasanya sulit, ketika aku membayangkan, aku harus berpisah, lalu hidup bersama imamku kelak. Walaupun aku tahu, aku akan seperti itu nantinya.
Namun tidak sekarang. Sekarang aku baru mempersiapkan diri menjadi seorang istri yang bahagia yang disayangi Alloh swt. dan suami :D
Buat apa terburu-buru? padahal Alloh swt tidak menyukai ketergesaan. Merencanakan boleh, namun yakini, rencana-Nya pasti lebih indah. Lagi pula, calonnya juga belum ada, belum ada yg cocok. datang-pergi sesuka hati. Pilihlah atas dasar cinta. Cinta? aku mungkin bisa menentukan sendiri siapa yang pantas mendampingiku kelak. Namun, aku tak seegois itu. Pilihan ku, adalah pilihan orangtuaku juga. bagaimanapun, beliau berhak menentukan siapa yang cocok untuk mendampingiku kelak.
Meskipun aku mencintai seseorang, kalopun orang tua tidak setuju, aku bisa apa? Toh pernikahan adalah pengikatan dua keluarga, bukan hanya aku dan dia. Jadi bagaimana respon orangtuamu dan orang tuaku?
Kalaupun bingung karena kebanyakan memilih, tenang, masih ada Alloh swt. Dia tak akan membiarkan kita dalam kebingungan bukan? :) He is the truly one who loves us, right?
Aku tahu, aku tak sendiri. Orang tua dan adikku serta Alloh-ku yang selalu memelukku. Beberapa pilihan yang sulit, insyAlloh dimudahkan-Nya. Aamiin.
*********
Wanita. Dapat hatinya, maka kau adalah rajanya. Jadi, semenarik apapun engkau wahai lelaki, sekaya apapun dan sebaik apapun engkau, namun bila engkau tak dapat menangkan hatinya, kau bukanlah apa-apa.
Seperti kata pepatah, if you're treat her right, you'll be the king of her heart.
Se-simple itu (harusnya). Tak perlu ratusan bunga maupun ribuan karat emas, bila satu perlakuan manis pun dapat meluluhkan hatinya.
*********
Lelaki yang serius pasti bukannya mengajak pacaran, lalu mengobral kata cinta. Cinta terlalu berharga untuk diobral. Cinta itu suci. Lelaki yang serius akan menghargai apa itu cinta yang suci.
Ia akan menuntunmu kearah yang suci pula. Pernikahan.
Aku wanita, aku bisa apa selain menunggu? aku berdoa agar jodohku kelak dimudahkan jalannya untuk bertemu denganku, lalu meminangku.
Walapun sebenarnya aku bimbang, siapa jodohku kelak? Namun aku yakin, ketika aku masih mempersiap diri, Alloh juga menyiapkan calon jodoh yang sedang menyiapkan diri juga. Manakah yang lebih indah, selain menunggu kepastian dari-Nya?
Semoga jodohku kelak adalah seorang yang baik agamanya, bagus akhlaknya, berkah rejekinya , dan lembut sikapnya serta besar rasa sayang nya terhadap ku dan Alloh swt.
Ia bahagia mendapatkan ku, dan aku bahagia mendapatkannya.
Ia tenang bersamaku dan akupun damai mendampinginya.
Menjemput ridha-Nya dalam syahdu kehalalan.
Sebelum saat itu tiba, aku menunggu dalam kesendirian, hingga kami dipertemukan dalam sebaik-baik pertemuan. Dan disatukan dalam sehalal ikatan. Aamiin ya Rabbal alamiin.
Semoga itu kamu.
Yang sedang berjuang untukku, akupun sedang berjuang untuk kita.
Semoga bahagiaku itu kamu.
Lelaki pilihan orangtuaku dan Alloh swt. Aamiin.
Selamat menanti kebahagiaanmu, 22.
"Karena bahagia selalu menemukan jalan untuk tetap sampai ketempatnya, dari arah mana saja, ke arah mana saja" - Namarapuccino.
July 8 2015
20:36
Malam ke 22 di bulan Ramadhan.