I've been hurt.
gatau knapa cuma bisa nulis yg sebenernya 'gabegitupenting'.
kenapa ya? aku merasa sendiri, disaat yg lain penuh dengan canda, tawa lepas, sedangkan aku : I show my fake smile.
how could it be?
Walaupun sebenernya aku gak bener" sendiri, aku masih punya orang tua yg lengkap, adik, bahkan saudara"ku masih ada. alhamdulillah. meskipun belum ketemu jodoh sih its not a problem. so whats the problem?
bukan masalah itu.
ini hal yg bahkan, aku sendiri tidak mengerti, kenapa harus terjadi.
aku berharap semua ini hanya mimpi ya Tuhan!
aku tidak ingin terus-terusan dibelenggu oleh hal yg seharusnya tidak begitu berpengaruh dalam hidupku.
Jujur, aku iri terhadap mereka yang bisa bahagia tanpa alasan.
bagaimana bisa? sedangkan aku disini mencari letak titik bahagia itu namun tak kudapat.
ada yg bilang : "bahagia itu, kita yg ciptain, bukan mereka"
iya, kita. iya, diri sendiri.
katanya lagi : "bahagia itu sederhana, tanpa membanding-bandingkan apa yg kita punya dengan apa yg dimiliki orang lain"
iya, bersyukur.
hal itu yg harus nya menjadi titik tumpuan dalam hidupku.
bukan, bukan karena aku tidak bersyukur, terlebih karena aku tidak ingin terlalu kufur nikmat.
betapa banyak nikmat-Mu yg bertubi-tubi Kau berikan padaku.
namun, kadang aku masih berasa ada yg kurang.
Bahagia.
bagaimana bisa aku menerima semua nikmat-Mu sementara aku tidak bisa bahagia ya Rabb?
hatiku seakan meringis menahan pilu.
bukan, bukan karena aku tidak bersyukur atas pemberianMu, aku hanya *kurang* bahagia..
entah karena apa aku pun tidak mengetahuinya.
Harus kah aku bertahan?
ataukah aku harus meninggalkan hal yg seharusnya aku diami dan syukuri?
namun bila aku bertahan, akan kah aku bahagia?
Aku hanya ingin bahagia, bagaimanapun caranya.
menikmati di setiap detik nafas ku dengan rasa lega, bukan dengan rasa tertekan.
Aku seperti kehilangan jati diri, aku merasa bukan diriku.
tempat ini membuat ku asing.
belum terbiasa? tidak mungkin. aku pernah mengalami masa yg lebih sulit dari ini dan aku bisa melaluinya.
Namun disini? who knows.
Aku tidak lelah untuk menjalani, aku hanya lelah mengerti, sampai kapan terus begini?
God, I need your hug. seriously. Right now.
I'm weak:(
that's the REAL life.
-
jangan salah kan aku bila aku merasaa.. terbiasa dengan segala keadaan yg memaksa ku pasrah.. bukan cinta ini yg memudar.. tapi kau yang ...
-
rasa ini, yang telah menatap dalam hati ini selama beberapa detik,menit , jam, hari, bahkan bulan.. haruskah sirna begitu saja ? haruskah ...
-
Happy Graduation, Thaa! setelah menempuh pendidikan *kuranglebih* 3 tahun lamanya, finally I get this title! :) seneng, sedih, bahagia, ba...
-
November, 09.11.12 holaaaa :D ini dia foto pra pendidikan di RSUD dr.Moewardi tanggal 1-2November kemaren :) rasanya ayemmm banget u...
-
feel alone again yeeeee~ badmood, and lazy to do something. ummm. I just want to be with you dear. I'm sorry if I make you disappear...
-
Jelaskan padaku akan sebuah rasa. Rasa yang saat ini sedang aku rasakan. Jika aku boleh berharap, biarkan rasa ini tetap tinggal, untuk me...
-
Hello. Its hard to start. long time no say hi on this page~ Dear December, I've been made more changes into my life. Hope that wi...
-
hunting time! sekalian ngabuburit. puasa kedua Lokasi : edupark UMS solo photos by : Yayang (cewek, nama asli lho:p) 30 Juni 2014...
Sabtu, 13 September 2014
Jumat, 12 September 2014
there's a will, there's a way
assalammualaikum..
hai.
aku bingung memulai.
bukan karena aku tak mampu, namun karena aku ragu.
aku ragu aku tidak bisa menyelesaikannya setelah aku memulainya.
kenapa?
apa yang harus aku lakukan?
keadaan yang membuatku seakan terpojokkan.
Aku semula bahagia, karena nikmat yg terus-menerus Engkau berikan kepada ku
tapi kenapa tiba-tiba.....
ahh sudahlah.
aku bingung mengatakannya, hal yang aku alami sekarang, nikmat atau ujiankah ya Rabb?
mungkin aku belum terbiasa akan hal-hal yg harusnya aku alami,
mungkin aku harus beradaptasi mulai dari sekarang.......
bahwa aku harusnya sadar, inilah kenyataan yang harus aku jalani.
semua aku serahkan pada Mu ya Rabb....
sebagai manusia aku hanya bisa berdoa, berusaha dan bekerja, untuk hasilnya, Engkau yg menentukan...
semoga usaha ku selama ini ga sia-sia ya Rabb...
semua usaha dan doaku hanya ku persembahkan untuk mereka, kedua orang tuaku.
senyum mereka menguatkan ku :)
akan selalu ada jalan untuk mereka yg selalu berjuang.
karena,
LIFE IS NEVER FLAT.
hai.
aku bingung memulai.
bukan karena aku tak mampu, namun karena aku ragu.
aku ragu aku tidak bisa menyelesaikannya setelah aku memulainya.
kenapa?
apa yang harus aku lakukan?
keadaan yang membuatku seakan terpojokkan.
Aku semula bahagia, karena nikmat yg terus-menerus Engkau berikan kepada ku
tapi kenapa tiba-tiba.....
ahh sudahlah.
aku bingung mengatakannya, hal yang aku alami sekarang, nikmat atau ujiankah ya Rabb?
mungkin aku belum terbiasa akan hal-hal yg harusnya aku alami,
mungkin aku harus beradaptasi mulai dari sekarang.......
bahwa aku harusnya sadar, inilah kenyataan yang harus aku jalani.
semua aku serahkan pada Mu ya Rabb....
sebagai manusia aku hanya bisa berdoa, berusaha dan bekerja, untuk hasilnya, Engkau yg menentukan...
semoga usaha ku selama ini ga sia-sia ya Rabb...
semua usaha dan doaku hanya ku persembahkan untuk mereka, kedua orang tuaku.
senyum mereka menguatkan ku :)
LIFE IS NEVER FLAT.
Langganan:
Komentar (Atom)
Sabtu, 13 September 2014
too much pain? who knows.
I've been hurt.
gatau knapa cuma bisa nulis yg sebenernya 'gabegitupenting'.
kenapa ya? aku merasa sendiri, disaat yg lain penuh dengan canda, tawa lepas, sedangkan aku : I show my fake smile.
how could it be?
Walaupun sebenernya aku gak bener" sendiri, aku masih punya orang tua yg lengkap, adik, bahkan saudara"ku masih ada. alhamdulillah. meskipun belum ketemu jodoh sih its not a problem. so whats the problem?
bukan masalah itu.
ini hal yg bahkan, aku sendiri tidak mengerti, kenapa harus terjadi.
aku berharap semua ini hanya mimpi ya Tuhan!
aku tidak ingin terus-terusan dibelenggu oleh hal yg seharusnya tidak begitu berpengaruh dalam hidupku.
Jujur, aku iri terhadap mereka yang bisa bahagia tanpa alasan.
bagaimana bisa? sedangkan aku disini mencari letak titik bahagia itu namun tak kudapat.
ada yg bilang : "bahagia itu, kita yg ciptain, bukan mereka"
iya, kita. iya, diri sendiri.
katanya lagi : "bahagia itu sederhana, tanpa membanding-bandingkan apa yg kita punya dengan apa yg dimiliki orang lain"
iya, bersyukur.
hal itu yg harus nya menjadi titik tumpuan dalam hidupku.
bukan, bukan karena aku tidak bersyukur, terlebih karena aku tidak ingin terlalu kufur nikmat.
betapa banyak nikmat-Mu yg bertubi-tubi Kau berikan padaku.
namun, kadang aku masih berasa ada yg kurang.
Bahagia.
bagaimana bisa aku menerima semua nikmat-Mu sementara aku tidak bisa bahagia ya Rabb?
hatiku seakan meringis menahan pilu.
bukan, bukan karena aku tidak bersyukur atas pemberianMu, aku hanya *kurang* bahagia..
entah karena apa aku pun tidak mengetahuinya.
Harus kah aku bertahan?
ataukah aku harus meninggalkan hal yg seharusnya aku diami dan syukuri?
namun bila aku bertahan, akan kah aku bahagia?
Aku hanya ingin bahagia, bagaimanapun caranya.
menikmati di setiap detik nafas ku dengan rasa lega, bukan dengan rasa tertekan.
Aku seperti kehilangan jati diri, aku merasa bukan diriku.
tempat ini membuat ku asing.
belum terbiasa? tidak mungkin. aku pernah mengalami masa yg lebih sulit dari ini dan aku bisa melaluinya.
Namun disini? who knows.
Aku tidak lelah untuk menjalani, aku hanya lelah mengerti, sampai kapan terus begini?
God, I need your hug. seriously. Right now.
I'm weak:(
gatau knapa cuma bisa nulis yg sebenernya 'gabegitupenting'.
kenapa ya? aku merasa sendiri, disaat yg lain penuh dengan canda, tawa lepas, sedangkan aku : I show my fake smile.
how could it be?
Walaupun sebenernya aku gak bener" sendiri, aku masih punya orang tua yg lengkap, adik, bahkan saudara"ku masih ada. alhamdulillah. meskipun belum ketemu jodoh sih its not a problem. so whats the problem?
bukan masalah itu.
ini hal yg bahkan, aku sendiri tidak mengerti, kenapa harus terjadi.
aku berharap semua ini hanya mimpi ya Tuhan!
aku tidak ingin terus-terusan dibelenggu oleh hal yg seharusnya tidak begitu berpengaruh dalam hidupku.
Jujur, aku iri terhadap mereka yang bisa bahagia tanpa alasan.
bagaimana bisa? sedangkan aku disini mencari letak titik bahagia itu namun tak kudapat.
ada yg bilang : "bahagia itu, kita yg ciptain, bukan mereka"
iya, kita. iya, diri sendiri.
katanya lagi : "bahagia itu sederhana, tanpa membanding-bandingkan apa yg kita punya dengan apa yg dimiliki orang lain"
iya, bersyukur.
hal itu yg harus nya menjadi titik tumpuan dalam hidupku.
bukan, bukan karena aku tidak bersyukur, terlebih karena aku tidak ingin terlalu kufur nikmat.
betapa banyak nikmat-Mu yg bertubi-tubi Kau berikan padaku.
namun, kadang aku masih berasa ada yg kurang.
Bahagia.
bagaimana bisa aku menerima semua nikmat-Mu sementara aku tidak bisa bahagia ya Rabb?
hatiku seakan meringis menahan pilu.
bukan, bukan karena aku tidak bersyukur atas pemberianMu, aku hanya *kurang* bahagia..
entah karena apa aku pun tidak mengetahuinya.
Harus kah aku bertahan?
ataukah aku harus meninggalkan hal yg seharusnya aku diami dan syukuri?
namun bila aku bertahan, akan kah aku bahagia?
Aku hanya ingin bahagia, bagaimanapun caranya.
menikmati di setiap detik nafas ku dengan rasa lega, bukan dengan rasa tertekan.
Aku seperti kehilangan jati diri, aku merasa bukan diriku.
tempat ini membuat ku asing.
belum terbiasa? tidak mungkin. aku pernah mengalami masa yg lebih sulit dari ini dan aku bisa melaluinya.
Namun disini? who knows.
Aku tidak lelah untuk menjalani, aku hanya lelah mengerti, sampai kapan terus begini?
God, I need your hug. seriously. Right now.
I'm weak:(
Jumat, 12 September 2014
there's a will, there's a way
assalammualaikum..
hai.
aku bingung memulai.
bukan karena aku tak mampu, namun karena aku ragu.
aku ragu aku tidak bisa menyelesaikannya setelah aku memulainya.
kenapa?
apa yang harus aku lakukan?
keadaan yang membuatku seakan terpojokkan.
Aku semula bahagia, karena nikmat yg terus-menerus Engkau berikan kepada ku
tapi kenapa tiba-tiba.....
ahh sudahlah.
aku bingung mengatakannya, hal yang aku alami sekarang, nikmat atau ujiankah ya Rabb?
mungkin aku belum terbiasa akan hal-hal yg harusnya aku alami,
mungkin aku harus beradaptasi mulai dari sekarang.......
bahwa aku harusnya sadar, inilah kenyataan yang harus aku jalani.
semua aku serahkan pada Mu ya Rabb....
sebagai manusia aku hanya bisa berdoa, berusaha dan bekerja, untuk hasilnya, Engkau yg menentukan...
semoga usaha ku selama ini ga sia-sia ya Rabb...
semua usaha dan doaku hanya ku persembahkan untuk mereka, kedua orang tuaku.
senyum mereka menguatkan ku :)
akan selalu ada jalan untuk mereka yg selalu berjuang.
karena,
LIFE IS NEVER FLAT.
hai.
aku bingung memulai.
bukan karena aku tak mampu, namun karena aku ragu.
aku ragu aku tidak bisa menyelesaikannya setelah aku memulainya.
kenapa?
apa yang harus aku lakukan?
keadaan yang membuatku seakan terpojokkan.
Aku semula bahagia, karena nikmat yg terus-menerus Engkau berikan kepada ku
tapi kenapa tiba-tiba.....
ahh sudahlah.
aku bingung mengatakannya, hal yang aku alami sekarang, nikmat atau ujiankah ya Rabb?
mungkin aku belum terbiasa akan hal-hal yg harusnya aku alami,
mungkin aku harus beradaptasi mulai dari sekarang.......
bahwa aku harusnya sadar, inilah kenyataan yang harus aku jalani.
semua aku serahkan pada Mu ya Rabb....
sebagai manusia aku hanya bisa berdoa, berusaha dan bekerja, untuk hasilnya, Engkau yg menentukan...
semoga usaha ku selama ini ga sia-sia ya Rabb...
semua usaha dan doaku hanya ku persembahkan untuk mereka, kedua orang tuaku.
senyum mereka menguatkan ku :)
LIFE IS NEVER FLAT.
Langganan:
Komentar (Atom)