hai, malam.
aku sengaja ingin menemanimu lebih lama, entah mengapa, hari-hari terakhir di bulan Agustus ini terasa, berat bagiku.
yah, smoga saja aku hanya berkhayal, dan smoga itu hanya prasaanku saja.
kamu.
bagaimana bisa masuk ke rumah dipikiranku tanpa mengetuk nya,lalu menetap berhari-hari disana?
bukankah kau telah pergi darinya? bukankah kau telah membuang kuncinya? bahkan kau lupa arah menuju kesana? Namun mengapa kau masih bisa berada disana?
Kau tau, aku tak pernah bisa mengusirmu. Aku hanya bisa tak menghiraukan mu, itu saja.
Kau pikir kau dengan kau memasuki pintu pikiran ku berarti kau bisa memasuki pintu hatiku?
TIDAK sama sekali.
aku sudah pernah terlalu rapuh untuk itu.
Kamu,
hanya sebatas jeda di kehidupanku.
Kamu tidak berhak berada di dalam pikiranku berlama-lama, pergilah! cari kehidupan yg lebih pantas kau diami. Karna aku, bukanlah seseorang yg pantas akan hal itu.
Kau tau? kau yg melemahkanku, kau juga yg kuatkan aku.
seperti kau yg asing kan aku di tengah gurun pasir, namun kau juga yg berikan aku air.
Tapi entah mengapa, sepertinya takdir tak pernah berpihak kepada kita, ya. kau dan aku.
atau memang belum saat nya?
atau harus beginikah?
aku memang pernah berharap, namun aku langsung menguburnya dalam-dalam setelah mendapati apa yg terjadi.
satu tahun.
Aku mencoba bangkit dan berdiri.
Hasilnya?
I'm stronger than I've ever been.
and did you know?
You're the reason why I became stronger, but you're not my weakness (again)
kamu aja bisa kok tanpa aku, masak aku enggak?
28.08.14
for you. the one that gone away.